Jakarta — Admin PT PDDikti perwakilan dari Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Pengolahan Data (TIPD) bersama Sekretaris Jurusan (Sekjur) PPG UIN Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu menghadiri kegiatan Finalisasi Pelaporan PDDIKTI dan Reservasi PISN PPG yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI. Kegiatan ini berlangsung di Jakarta pada Sabtu, 15 November 2025 dan dihadiri oleh perwakilan PDDikti dan PPG dari berbagai perguruan tinggi keagamaan negeri.
Kegiatan finalisasi ini menjadi bagian penting dari proses pelaporan administratif dan akademik PPG, terutama terkait penyempurnaan data mahasiswa, status kelulusan, serta penyesuaian rekam jejak akademik pada sistem Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI). Selain itu, agenda juga mencakup proses Reservasi Penetapan Induk Satuan Nasional (PISN) bagi mahasiswa PPG, yang merupakan identitas resmi peserta dalam sistem pendidikan nasional.
Acara secara resmi dibuka oleh Dr. M. Munir, S.Ag., M.Ag, Direktur Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa finalisasi pelaporan PDDIKTI dan proses reservasi PISN merupakan tahapan krusial dalam penjaminan mutu pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru.
“Kegiatan ini sangat penting untuk dilakukan dan diikuti oleh semua pengelola PPG untuk mitigasi serta antisipasi segala permasalahan yang muncul dalam proses pelaporan kelulusan mahasiswa PPG dan reservasi PISN untuk sertifikat. Dengan demikian, proses pencairan Tunjangan Profesi Guru dapat berjalan lancar dan dapat dicairkan pada Tahun 2026,” tegas Dr. Munir.
Perwakilan UPT TIPD UIN FAS berperan dalam memastikan sinkronisasi data pada sistem internal kampus dengan PDDIKTI berjalan akurat. Di sisi lain, Sekjur PPG hadir untuk memastikan bahwa seluruh data akademik dan kelengkapan administrasi mahasiswa PPG tercatat sesuai ketentuan terbaru yang ditetapkan oleh Diktis Kemenag.
Kegiatan finalisasi ini diisi dengan sesi pendampingan teknis, verifikasi data, serta konsultasi langsung dengan tim PDDIKTI dan PISN untuk memastikan tidak ada kesalahan atau ketidaksesuaian pada data yang akan dilaporkan. Peserta dari seluruh kampus diberi kesempatan melakukan pengecekan ulang terhadap seluruh data mahasiswa PPG, termasuk penetapan status aktif, nilai, serta kelulusan.

Dalam forum tersebut, narasumber dari Diktis menegaskan bahwa kualitas pelaporan PDDIKTI memiliki dampak langsung pada rekam jejak akademik mahasiswa, validitas ijazah, hingga sinkronisasi nasional antar sistem pendidikan tinggi. Oleh karena itu, peran UPT TIPD selaku admin PDDikti dan pengelola PPG dianggap sangat strategis.
Perwakilan UIN FAS mengapresiasi kegiatan ini sebagai ajang koordinasi yang penting untuk memperbaiki kualitas pelaporan data serta meningkatkan pemahaman teknis mengenai mekanisme reservasi PISN. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk berdiskusi terkait berbagai kendala teknis yang selama ini muncul dalam proses integrasi data PPG dengan PDDIKTI.
Kegiatan di Jakarta ini diakhiri dengan finalisasi laporan dan penyampaian rekomendasi tindak lanjut bagi masing-masing perguruan tinggi. UIN FAS menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas data dan layanan akademik, khususnya dalam pengelolaan PPG.