Batu, Malang – Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia di bidang keamanan jaringan dan keamanan siber, staf UPT Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu mengikuti kegiatan Pelatihan Network Defender yang dilaksanakan pada 13–16 Mei 2026 di Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini menghadirkan Yusuf Muhyidin, S.T., M.T. sebagai narasumber dan instruktur utama yang berpengalaman di bidang keamanan jaringan dan pertahanan siber.

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya UPT TIPD dalam memperkuat kemampuan pengelolaan infrastruktur teknologi informasi sekaligus mendukung percepatan transformasi digital yang sedang dikembangkan di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Selama empat hari, peserta memperoleh materi terkait keamanan jaringan, analisis ancaman siber, pengamanan server dan perangkat jaringan, monitoring lalu lintas data, penanganan insiden keamanan, serta penerapan praktik terbaik dalam menjaga keamanan sistem informasi organisasi.

Selain mendapatkan pemahaman teoritis, peserta juga mengikuti berbagai sesi praktik dan simulasi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi, menganalisis, dan merespons berbagai potensi ancaman terhadap jaringan dan sistem informasi. Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memperkuat kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan keamanan siber yang semakin kompleks di era digital.

Pelatihan Network Defender ini juga menjadi wujud nyata dukungan UPT TIPD terhadap program Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam mewujudkan digitalisasi kampus dan pengembangan Smart Campus yang terintegrasi, modern, dan berdaya saing. Transformasi digital yang tengah dijalankan membutuhkan infrastruktur teknologi informasi yang tidak hanya andal dan efisien, tetapi juga aman dari berbagai ancaman siber yang dapat mengganggu layanan akademik maupun administrasi.

Melalui peningkatan kompetensi staf TIPD, diharapkan pengelolaan sistem informasi kampus dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu mendukung berbagai layanan digital, seperti sistem akademik, pembelajaran daring, layanan kepegawaian, keuangan, perpustakaan digital, hingga pengembangan identitas digital sivitas akademika. Keamanan jaringan yang kuat menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan seluruh layanan tersebut.

Kepala UPT TIPD menyampaikan bahwa investasi pada pengembangan sumber daya manusia merupakan langkah strategis dalam mendukung visi universitas menuju kampus digital. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan akan diimplementasikan dalam pengelolaan infrastruktur teknologi informasi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu guna meningkatkan kualitas layanan, keamanan data, dan keandalan sistem yang digunakan oleh sivitas akademika.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, UPT TIPD semakin mempertegas komitmennya untuk menjadi motor penggerak transformasi digital di lingkungan kampus serta mendukung terwujudnya visi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu sebagai perguruan tinggi yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan siap menghadapi tantangan era digital.

Categories: Berita